Tags

, ,

Bahasa pemrograman PHP memiliki beberapa framework yang berguna untuk memudahkan programmer dalam membuat aplikasi web. Contoh PHP framework adalah CakePHP, CodeIgniter, Symphony, Prado, Zend, dsb. Barusan saja saya menggunakan CodeIgniter untuk web yang sedang saya kerjakan.

CodeIgniter sangat mudah digunakan, tidak memerlukan konfigurasi yang terlalu rumit dan fungsi-fungsi untuk mendukung pemrograman cukup lengkap. Bagian pemrograman (disebut controller) dan bagian desain (disebut view) sudah didesain untuk dibuat terpisah sehingga lebih rapi. Mirip dengan smarty, tapi tidak menggunakan file berekstension .tpl. Fungsi-fungsi sudah tersedia dan tinggal di-load saja bila ingin menggunakannya. Tersedia juga file autoload.php agar tidak perlu melakukan load berulang-ulang. Mempelajari CodeIgniter pun cukup mudah karena tutorialnya lengkap dan disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Salah satu kelebihan codeigniter adalah bisa membuat alamat URL sebuah website menjadi seperti statis. Sebagai contoh terdapat file http:// http://www.coba.com/index.php?var1=a&var2=b. Dengan menggunakan codeigniter, alamat URL tersebut bisa menjadi http:// http://www.coba.com/index.php/a/b. URL tersebut seperti website statis, padahal dinamis. Bagian-bagian CodeIgniter yang paling utama digunakan ada 2 bagian, yaitu bagian controller dan bagian view. Bagian controller berisi class yang digunakan untuk programming dan bagian view berisi desain. Sebagai contoh membuat halaman yang bertuliskan “Hello [nama_orang]”. Untuk men-download CodeIgniter dapat mengunjungi situs resmi CodeIgniter.

1. Membuat file bernama hello.php dan memasukkan code berikut
<?php
class Blog extends Controller {
function index()
{
$data['nama'] = "Henry";
$this->load->view("vhello.php",$data);
}
}
?>

2. Save hello.php ke dalam folder application/controller.

3. Buat file vhello.php dan masukkan code berikut:
<html>
<html>
<head>
<title>My Blog</title>
</head>
<body>
Hello <?=$nama?>
</body>
</html>

4. Save ke dalam folder application/views

5. Kemudian diuji dengan contoh pengetikan URL adalah: http://example.com/index.php/hello.URL tersebut akan mencari file hello.php di dalam folder application/controller.

<?=$nama?> sama dengan <?php echo $nama; ?> dan variable $nama pada vhello.php didapat dari controller hello.php, yaitu pada variable $data[‘nama’].

Untuk lebih jelasnya dapat melihat langsung situs CodeIgniter dengan klik di sini