Tags

, , , , , , , , , ,

Baru saja melihat koran tadi pagi dan melihat berita tentang pencoblosan ulang gubernur Jawa Timur. Pencoblosan dilakukan di duat kabupaten di Madura yaitu Bangkalan dan Sampang. Sedangkan di Pamekasan dilakukan penghitungan suara ulang. Sebenarnya sah-sah saja melakukan pencoblosan ulang karena itu merupakan penyelesaian yang menurut saya paling adil daripada langsung memutuskan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Tetapi… terdapat sesuatu yang mengejutkan pada halaman selanjutnya dari Jawa Pos. Biaya pencoblosan ulang ini membutuhkan biaya sebesar 20 Milyar!!!

Besar sekali biaya yang dibutuhkan untuk kedudukan kursi gubernur. Mungkin mereka membutuhkan kertas sebanyak 10000 ton dan tinta printer 1000 cartridge serta gaji penjaga pencoblosan 10 juta per orang. Atau mungkin juga mereka mengimpor kertas dari luar negeri, karena itu harganya mahal. Benar-benar tidak masuk akal bila pencoblosan membutuhkan uang sebanyak itu. Benar-benar pemborosan. Pantas saja negara ini tidak bisa maju karena kas negara diboroskan seperti itu. Seandainya pencoblosan ulang di dua kabupaten tersebut gagal lagi, berarti membutuhkan biaya lebih banyak lagi untuk pencoblosan ulang lagi. Belum jadi pemimpin sudah buang-buang uang. Gimana nanti kalo sudah jadi pemimpin…