Tags

, , , , , , , , ,

Setelah sukses di layar kaca dan tampil sebanyak lebih dari 100 kali tayang, Suami-Suami Takut Istri akhirnya diangkat ke layar lebar. Film yang disutradarai oleh Sofyan D’surza dan diproduseri oleh Anjasmara ini dirilis pada tanggal 26 September 2008.

Berawal dari Karyo (Irvan Penyok) yang mendapatkan voucher menginap di hotel di Bali untuk menghadiri seminar, Sheila (Putty Noor) mengira bahwa suaminya sangat romantis sekali karena akan mengajaknya berbulan madu kedua. Sheila segera memberitahukan hal ini ke ibu-ibu yang lain. Tak lama kemudian Ibu-Ibu yang lain pun segera mengajak suami-suami mereka untuk ikut berbulan madu ke Bali. Para suami pun tak keberatan karena di Bali akan diselenggarakan konser Trio Ganas (Garang & Panas) yang beranggotakan Pretty (Desi Novitasari), Maya (Sarah Azhari), dan Vera (Rahma Azhari) dengan Dadang (Epy Kusnandar) sebagai asisten mendadak Trio Ganas. Kemudian berangkatlah para suami dan istri beserta anak-anak mereka ke Bali. Niat tersembunyi para suami pun ketahuan para istri dan Pulau Dewata menjadi heboh.

Film ini pada awalnya lucu, bisa membuat penonton tersenyum dan tertawa kecil. Tapi setelah berjalan cukup lama, film ini menjadi agak garing. Apalagi durasinya yang cukup lama yaitu 90 menit dan acting yang monoton membuat lelah mata yang melihat. Acting para aktornya kebanyakan sama dengan yang ditampilkan di serial TV, yaitu para suami yang suka menggoda perempuan dan para istri yang mendominasi suami-suami mereka. Yang paling lucu dan paling bagus actingnya, menurut saya adalah karakter Welas, istrinya Tigor, dengan aksen Jawa dan keluguannya.

Pada film ini, karakter yang ada tinggal di pemukiman yang berbeda dengan serial di TV. Mereka tinggal di pemukiman elit dan Karyo tampil dengan keadaan materi yang lebih bagus dibandingkan dengan bapak-bapak yang lain. Karakter Pretty pada serial di TV tampil sebagai penyanyi di cafe, sedangkan di film ini, dia tampil sebagai penyanyi top dan memiliki kelompok musik bernama Trio Ganas.