Red Cliff – Episode Pertama
Red Cliff adalah satu dari 2 film tentang Three Kingdom yang disiarkan pada tahun 2008. Film berbujet kurang lebih $80 juta dan merupakan film Asia paling mahal ini mengambil tema berdasarkan The Battle of Red Cliff (Chibi) yang terjadi pada masa akhir dinasti Han. Red Cliff disutradarai oleh sutradara ternama John Woo dan dibagi menjadi dua seri yang masing-masing dirilis pada Juli 2008 dan Januari 2009 karena durasinya yang panjang, yaitu 4 jam.
Kisah Red Cliff dimulai dari permintaan Cao Cao (Zhang Fengyi) kepada kaisar untuk melakukan ekspansi ke daerah selatan, tepatnya Wu Timur. Kemudian setting berpindah ke daerah Changban, dimana Liu Bei (You Yong) dan bawahannya membawa para pengungsi keluar dari Xinye. Cao Cao berniat menghabisi Liu Bei saat itu juga. Tetapi dengan bantuan bahawan setia Liu Bei yaitu Zhuge Liang (Takeshi Kaneshiro), Zhao Yun (Hu Jun), Guan Yu (Ba Sen Zha Bu), dan Zhang Fei (Zang Jinsheng), Liu Bei dan para pengungsi berhasil meloloskan diri. Zhuge Liang kemudian memberikan gagasan ke Liu Bei untuk bekerja sama dengan Sun Quan (Chang Chen) untuk mengalahkan Cao Cao. Kemudian Zhuge Liang berangkat dan akhirnya berhasil membujuk Sun Quan dan Zhou Yu (Tony Leung Chiuwai) untuk bergabung. Perang besar pun dimulai.
Film ini lebih mengarah ke cerita novel The Three Kingdom, bukan pada film serinya. Tetapi walaupun begitu terdapat beberapa perbedaan antara cerita di film dengan novelnya. Beberapa perbedaan tersebut diantaranya:
- Guan Yu datang sebagai bala bantuan setelah Zhao Yun berhasil menyelamatkan anak Liu Bei, bukan bertarung sendirian seperti pada film.
- Zhang Fei tidak melakukan teriakannya yang membuat takut pasukan Cao Cao dan menghancurkan jembatan Changban, tetapi menyerang pasukan Cao Cao dengan 1000 pasukan.
- Zhuge Liang membujuk Sun Quan di ruangan tertutup, tetapi di film dia membujuknya di hadapan para bawahan Sun Quan.
- Zhuge Liang pertama kali bertemu Zhou Yu di kediamannya, bukan di tempat latihan perang.
- Zhou Yu tidak pernah berkunjung ke camp milik Liu Bei, melainkan dia berusaha membunuh Liu Bei dengan memancingnya ke acara perjamuan.
- Di Film, Cao Cao mengatakan bahwa dia pernah bertemu Xiao Qiao pada saat berkunjung ke ayah Xiao Qiao yaitu Qiao Xuan. Tetapi di novel, Cao Cao belum pernah sekalipun bertemu dengannya.
- Pasukan Liu Bei dan Zhou Yu tidak pernah bertarung bersama-sama.
- Formasi Bagua (8 Tiagram) tidak pernah digunakan dalam perang Red Cliff. Formasi itu digunakan jauh setelah perang Red Cliff selesai.
Mungkin masih banyak lagi perbedaannya, tapi tidak mungkin disebutkan satu persatu di sini. Adegan peperangan di film ini pun cukup memukau, tetapi terkesan berlebihan. Hal ini terlihat pada pasukan kapal Cao Cao yang memenuhi sungai sepanjang beberapa kilometer. Bila dihitung secara kasar, bisa mencapai jutaan orang, padahal menurut cerita, pasukan Cao Cao “hanya” mencapai 800 ribu orang.
Musik yang digunakan pada film ini juga dirasa kurang cocok, karena mirip dengan musik yang digunakan pada game Final Fantasy XII, sedangkan setting waktunya adalah pada masa perang Cina kuno. Tetapi hanya satu adegan saja yang menggunakan musik itu. Karakter dalam film ini juga ada beberapa yang kurang cocok. Contohnya adalah pemeran Zhuge Liang, Takeshi Kaneshiro. Perawakannya yang muda kurang cocok dalam membawakan peran Zhuge Liang yang penuh wibawa dan penuh kecerdikan. Selain itu, Tony Leung Chiuwai terlalu tua untuk membawakan peran Zhou Yu yang muda (pada masa itu), gagah, dan rupawan.
Secara keseluruhan, film ini cukup bagus untuk ditonton. Antara rating 1 – 10, saya berikan nilai 7 karena banyaknya kekurangan di film ini. Untuk Red Cliff II dapat dilihat di sini.
15 comments so far
Leave a reply









well…
meskipun ada beberapa perbedaan…
intinya tetap satu…
caranya memakai taktik perang itu yg cool…
emang sih kalo adegan2 e rada berlebihan di beberapa hal…
tapi satu hal,…
kenapa koq film ini bersambungggg!!!!?????!!!!
Memangnya kamu mau nonton 4 jam? kalo aku sih capek. ^^
Hmmmmmmmm…….
Film yang bagus, membuat kita harus terus memelototin adegan-adegannya……..demikian jg setiap kata harus di simak………….
Hehehe……….. harus nunggu ampe januari ya
mohon ijin untuk membuat reviewnya dalam bahasa inggris di blog saya. dalam post akan saya link ke post anda disini. trims.
[...] Originall written in Indonesian by Henry Gunawan [...]
@Ghozan
Boleh-boleh aja koq. Makasih. ^^
gw baru nonton filmnya kemarin di dvd…
keren…karena gw termasuk fans Romance of Three Kingdom
nga sabar buat liat film kedua…
penulis cerita pasti mengambil dari kisah novel sam kok
sebenarnya alangkah baiknya nama tokoh di film disamakan dengan yang ada di novel
seperi adik2 liu bei / lauw pi yakni kwan kong, tio hui, juga panglima liu bei/ lauw p[i yang berhasil menyelamatkan anaknya. ia bernama tio in. zhuge liang bernama khong beg atau cu kat liang
toh nivel itu legendaris di tiongkok
lalangkah lebih hebat lgi kalau penulis berani menyebutkan bahwa film itu diangkat dari novel sam kok
tapi meskipun kisah banyak yang berbeda ataupun juga tokoh2nya saya salut degan film nya
bagi [para pecinta film red cliff, kalau anda sekalian beli bukunya di grmedia berjudul SAM KOK, ada 4 jilid
anda akan sedikit geram karena jika sesuai dengan buku, pasti film itu akan sangat2 menatik dan menjadi film paling top sepanjang sejarah
zhu ge liang adalah seorang tokoh yang legendaris dan nyata
di sejarah toingkok
bahkan dunia kita ini sekarang menggunakan strategi warisannya. selain seorang filusuf dan adviser dia jua tau ilmu alam ilmu barisan dan juga ilmu gaib perhitungan dan astronomi, sifat sederhana dan bersahajanyalah yang pantas diteladani ol;eh kita semua
ia berasal dari desa dan kembali hingga wafat di kelahirannya.ia tidak silau dengan pangkat dan harta. film red cliff mengambil padabuku samkok jilid 2
salam.
gw ntnnya di vcd, tpi gk kalah keren ama kualitas dvd..hehe..
salut sama strategi perangnya meski menurut gw kyknya trlalu cerdik buat dipake dimasa itu.
thnx buat ulasannya, sbnrny gw pertama kli liat gak gitu donk, tpi mnjelang tengh and akhir adeganny bikin gk nyesel liat ni filM! knp ya kita gk d film kyk gini?pdhl gadjahmada juga terkenal bgt di negeri cino..hehe
Tokoh Shang Xiang apa ada juga di novel aslinya?
Film keduanya lebih seru dari yang pertama, cepetan liat guys!
klo yang sekarang beredar itu red cliff II ya?
berarti sambungan dr red cliff I, ato gmn?
pengen nonton tp tar ga nyambung lagi…
jaahhh.. gw baru tau neh, klo ada film tentang game yang selama ini gw mainin, hehehe…
wah pasti seru banget neh, gw pingin lihat karakter na di dunia film.
pingin tau sapa yg menang.
met kenal
elyasagustiawan@gmail.com
Hal-hal yang membuat saya “terganggu”,,,
1.Cao Cao digambarkan mengobarkan perang hanya karena ingin mengambil Xiao Qiao dan ini digambarkan berkali-kali dalam film (bahkan menjadi salah satu elemen terpenting!).Sebenarnya isu bahwa Cao Cao ingin mengambil Xiao Qiao adalah hasil dari provokasi Zhuge Liang kepada Zhou Yu untuk segera memulai perang.
2.Perdebatan legendaris antara Zhuge Liang dan Zhou Yu digantikan dengan saling unjuk gigi bermain Lyre.
3.Kekalahan Cao Cao terjadi karena ia masih menyempatkan diri melayani Xiao Qiao minum teh padahal pasukannya sedang menunggu instruksi yang menentukan.Hal ini tentu tak akan dilakukan oleh panglima perang yang berpengalaman!
4.Cao Cao digambarkan sebagai orang yang tak tahu tata cara minum teh,,Padahal menurut sejarah ia dikenal sebagai seorang negarawan,ahli siasat dan sastrawan yang ternama,,mustahil ia tidak mengetahui tata cara ritual tersebut,,??
5.Endingnya yang sangat bikin shock,,,Memang seharusnya Cao Cao selamat dari pertempuran itu tetapi setelah terkepung dan terdesak justru ia diampuni oleh Zhou Yu dan dibiarkan pergi! WTF,,!! Seharusnya Zhou Yu dkk tidak akan membiarkan Cao Cao itu hidup karena dia adalah pengkhianat dan dorna bagi kekaisaran,,apalagi disitu ada Liu Bei,,benar-benar keputusan yang pasti akan membuat perang makin berkepanjangan,,,Kalau seandainya Cao Cao dibuat harus mati,,saya pasti ikhlas asalkan digambarkan dia melarikan diri tapi tertangkap dan melawan,,atau dia bunuh diri dalam kobaran api,,ini sungguh mengherankan,,,
selengkapnya bisa liat di http://rukawasuckdoank.multiply.com/reviews/item/5 (bukan mo promosi lo,,)
bagus banget…
banyak pesannya…
buruknya ambisi, kesetiaan, persaudaraan, berpikir rasional, mencintai keilmuan, dll…
pokoknya, keren!!!!
Lu Bu is the best berapa pun jumlah prajurit yang menyerang bisa lolos dalam sekejap, soalnya dia punya red hare king yang bisa berlari 146 km/jam dan bisa berlari selama 6 hari tanpa henti. (tapi Lu Bu g bisa nunggangin terus menerus selama 6 hari.)